Sediakan 1.399 Kursi di UM-PTKIN 2026, Ini Prodi dengan Daya Tampung Terbanyak di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu!
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu sediakan kuota sebanyak 1.399 kursi yang tersebar di 24 prodi untuk mahasiswa baru jalur UM-PTKIN 2026.
Pendaftaran seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 telah resmi dibuka pada Senin, 13 April dan berlangsung hingga Sabtu, 30 Mei 2026. UM-PTKIN 2026 ini diikuti oleh 59 perguruan tinggi yang terdiri dari 58 PTKIN dan satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Salah satu PTKIN terakreditasi unggul di Pulau Sumatra dan menjadi bagian di UM-PTKIN, yakni Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu. Pada UM-PTKIN tahun ini, UIN FAS Bengkulu membuka kuota sebanyak 1.399 kursi yang tersebar di 24 pilihan program studi (prodi).
Baca Juga: Inilah Rincian Daya Tampung 30 Prodi UIN Surakarta di UM-PTKIN 2026
Adapun rincian 24 program studi beserta daya tampung UM-PTKIN 2026 UIN FAS Bengkulu adalah sebagai berikut:
- Aqidah dan Filsafat Islam: 23
- Bahasa dan Sastra Arab: 23
- Bimbingan dan Konseling Islam: 54
- Ekonomi Syariah: 95
- Hukum Ekonomi Syariah (Mua`malah): 48
- Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah): 48
- Hukum Tata Negara Islam (Siyasah Syar’iyyah): 54
- Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir: 36
- Ilmu Hadis: 16
- Komunikasi dan Penyiaran Islam: 45
- Manajemen Dakwah: 41
- Manajemen Haji dan Umrah: 25
- Manajemen Zakat dan Wakaf: 30
- Pendidikan Agama Islam: 113
- Pendidikan Bahasa Arab: 45
- Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah: 113
- Pendidikan Islam Anak Usia Dini: 68
- Perbankan Syariah: 95
- Sejarah Peradaban Islam: 36
- Tadris Bahasa Inggris: 90
- Tadris Bahasa lndonesia: 68
- Tadris Ilmu Pengetahuan Alam: 32
- Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial: 68
- Tadris Matematika: 32
Berdasarkan data kuota daya tampung UM-PTKIN 2026 di UIN Bengkulu, posisi daya tampung tertinggi dipegang oleh Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) yang masing-masing menyediakan 113 kursi. Besarnya kuota ini disusul oleh Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah yang sama-masing menawarkan 95 kursi, serta Tadris Bahasa Inggris dengan 90 kursi.
Sebaliknya, alokasi kursi paling sedikit atau paling terbatas berada di program studi Ilmu Hadis yang hanya menyediakan kuota sebanyak 16 kursi. Di atasnya, terdapat prodi Aqidah dan Filsafat Islam serta Bahasa dan Sastra Arab yang juga tergolong sedikit alokasinya dengan masing-masing hanya menyediakan 23 kursi.
Tingginya kuota yang disediakan di jurusan favorit, berbanding lurus dengan tingkat keketatanya. Terbukti bahwa tingkat keketatan tertinggi pada seleksi ini dipegang oleh program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Prodi ini mencatatkan rasio keketatan cukup tinggi yakni sebesar 1:5, yang berarti satu kursi diperebutkan oleh tujuh orang pendaftar. Sedangkan tingkat keketatan di prodi lainnya cukup beragam, mulai dari 1:1 sampai 1:4.
Dengan mengetahui data daya tampung serta tingkat keketatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran persaingan kepada para pendaftar. Disamping dapat menyusun strategi pemilihan program studi dengan lebih matang, kemungkinan peluang kelolosannya pun menjadi lebih tinggi.
Baca Juga: Sediakan 1.197 Kursi di UM-PTKIN 2026, Inilah Rincian Daya Tampung 19 Prodi UIN Gusdur Pekalongan