Sosok Abdurrahman Fawwaz Mahasiswa Teknik Kimia UNDIP, Gabungkan Sains dan Al-Quran Hingga Juara MTQMN
Sosok Abdurrahman Fawwaz, mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Universitas Diponegoro (Undip), tengah menjadi perhatian. Tak hanya dikenal unggul di bidang akademik, ia juga memiliki capaian lain...
Sosok Abdurrahman Fawwaz, mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Universitas Diponegoro (Undip), tengah menjadi perhatian. Tak hanya dikenal unggul di bidang akademik, ia juga memiliki capaian lain yang tak kalah mengesankan, yakni telah menghafal 20 juz Al-Qur’an.
Sebagai mahasiswa tahun terakhir, kini ia tengah disibukkan dengan penyusunan skripsi dan turut serta menjadi asisten laboratorium di lingkungan Teknik Kimia. Baginya, lingkungan di kampus Undip sangatlah dinamis dan suportif, sehingga ia lebih mudah untuk terus berbenah dan berkembang, baik dari segi akademik maupun non-akademik.
Walaupun membawa label sebagai seorang mahasiswa Teknik Kimia, ketertarikannya terhadap bidang Al-Qur’an tak lantas surut begitu saja.
Perjalanan Menuju Prestasi Nasional
Beberapa waktu silam, Fawwaz sukses mewakili Undip dan meraih juara 2 dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional 2025 (MTQMN) cabang Hifdzil Qur’an 20 Juz. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Kemendiktisaintek di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin.
Perjalanan Fawwaz hingga meraih prestasi tersebut tentu tidak terjadi dalam waktu singkat. Ia harus melewati serangkaian seleksi ketat di tingkat universitas sebelum akhirnya terpilih untuk melangkah ke tingkat nasional. Selama proses itu, Fawwaz juga mendapatkan pembinaan intensif dari pihak kampus.
Undip memberikan dukungan melalui berbagai program pelatihan rutin yang dirancang untuk mengasah kemampuan peserta. Bekal inilah yang kemudian membantu dirinya tampil lebih percaya diri dan maksimal saat menghadapi kompetisi.
“Capaian ini membawa rasa syukur, bangga, sekaligus haru. Apalagi sebelumnya saya pernah mengikuti MTQMN pada tahun 2023 namun belum memperoleh hasil maksimal. Dari situ saya belajar untuk terus memperbaiki diri,” jelasnya.
Baca juga: Kerja Sebagai Ojek Online, Kenzo lulus S1 dan S2 Hingga Jadi Wisudawan Terbaik Di Kampus Negeri
Menghidupi Nilai Kampus dan Dampak Sosial
Bagi Fawwaz, nilai “UNDIP Bermartabat dan Bermanfaat” bukan sekadar slogan, melainkan prinsip yang ia pegang dalam menjalani peran sebagai mahasiswa. Ia percaya bahwa capaian akademik saja tidak cukup, mahasiswa juga perlu memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Motivasi terbesarnya lahir dari kepercayaan yang diberikan Undip saat menunjuknya sebagai perwakilan di tingkat nasional. Amanah tersebut menjadi dorongan kuat baginya untuk tampil maksimal.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting dalam mendorong visi Undip menuju World Class University. Hal itu dapat diwujudkan melalui berbagai kontribusi nyata, seperti:
- Karya ilmiah yang inovatif dan aplikatif
- Pengembangan riset yang berdampak bagi masyarakat
- Partisipasi aktif dalam kompetisi nasional maupun internasional
- Kontribusi dalam kegiatan sosial dan pengabdian masyarakat
Sebagai penutup, ia mengajak mahasiswa lain untuk berani mencoba hal baru dan keluar dari zona nyaman. Capaian yang diraihnya menjadi bukti bahwa prestasi akademik dan nilai spiritual dapat berjalan beriringan, sekaligus mencerminkan semangat Undip dalam mencetak generasi unggul dan berdampak.