SmartMeet AI: Solusi Rapat Berbasis Kecerdasan Buatan untuk Tingkatkan Efisiensi Kerja, Karya Mahasiswa UI dan Raih Juara 1 Nasional
Mahasiswa Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Muhammad Ilham Arif Sirojuddin, mahasiswa program studi Administrasi Keuangan...
Mahasiswa Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Muhammad Ilham Arif Sirojuddin, mahasiswa program studi Administrasi Keuangan dan Perbankan, berhasil meraih Juara 1 dalam ajang The 15th UI Studentpreneurs.
Table Of Content
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia pada Sabtu (14/02) ini mengangkat tema “Momentum to Mastery: Pioneering Young Entrepreneurs Growth in the Age of Transition”. Rangkaian kegiatan meliputi kompetisi Business Model Canvas, seminar kewirausahaan, serta Young Entrepreneur Summit (YES).
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa vokasi memiliki daya saing tinggi dalam bidang inovasi dan kewirausahaan, sejalan dengan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis.
Inovasi SmartMeet AI dan Kontribusi terhadap SDGs
Ilham bersama timnya mengembangkan inovasi SmartMeet AI, sebuah solusi berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas rapat. Sistem ini bekerja melalui tiga fase utama:
- Pre-meet: membantu persiapan agenda dan tujuan rapat
- In-meet: mengoptimalkan jalannya diskusi secara real-time
- Post-meet: merangkum hasil dan tindak lanjut rapat
Inovasi ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
- Poin ke-8: pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi
- Poin ke-9: industri, inovasi, dan infrastruktur
SmartMeet AI berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas kerja digital sekaligus mendorong ekosistem ekonomi kreatif berbasis teknologi di Indonesia.
Kolaborasi Lintas Program Studi Vokasi
Ilham tergabung dalam tim bersama dua mahasiswa dari program studi Ilmu Administrasi Niaga, yaitu Luthfi Ramadhan dan Wildan Firdaus. Kolaborasi lintas program studi ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam pengembangan ide.
Gagasan SmartMeet AI lahir dari pengalaman pribadi tim dalam menghadapi rapat yang sering tidak efisien. Melalui proses diskusi dan brainstorming, mereka berhasil merumuskan solusi yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia profesional saat ini.
Proses Kompetisi yang Ketat
Kompetisi berlangsung selama kurang lebih empat bulan dengan tahapan seleksi yang kompetitif:
- Babak preliminary diikuti sekitar 450 tim melalui pengumpulan Business Model Canvas
- Sebanyak 300 tim terbaik melaju ke semifinal dengan proposal ide bisnis
- Terpilih 10 finalis terbaik yang mempresentasikan pitch deck dan video bisnis di hadapan dewan juri berlatar belakang venture capital
Proses panjang ini menunjukkan kualitas dan kesiapan mahasiswa vokasi dalam bersaing di tingkat nasional.
Baca juga: Mahasiswa UGM Kembangkan AI Kesehatan Mental, Raih Juara Dunia dengan Hadiah Rp4 Miliar
Peran Pendidikan Vokasi dalam Keberhasilan Mahasiswa
Ilham menyampaikan bahwa pembelajaran di kelas memiliki kontribusi besar dalam pencapaian ini.
“Kami tidak berekspektasi untuk menjadi pemenang karena semua finalis memiliki ide-ide yang menarik. Namun, hal tersebut tidak mematahkan semangat kami untuk terus berjuang dan meraih Juara 1,” ujarnya.
Mata kuliah kewirausahaan, bisnis digital, dan pemasaran digital menjadi fondasi penting dalam merumuskan model bisnis, mengembangkan produk berbasis teknologi, serta menyusun strategi promosi.
Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Dr. Safrin Arifin, SKM., SSt., M.Sc., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa UI memiliki daya saing tinggi, tidak hanya dalam kompetensi teknis, tetapi juga dalam inovasi dan kewirausahaan. Kami berharap keberhasilan Ilham dan tim menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk berani berkompetisi, berkolaborasi lintas disiplin, dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” jelasnya.