Membanggakan! 3 PTKIN Indonesia Tembus Peringkat Dunia Bidang Studi Keagamaan Versi QS WUR 2026
Jurusan bidang studi keagamaan merupakan salah satu program unggulan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) karena memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia...
Jurusan bidang studi keagamaan merupakan salah satu program unggulan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) karena memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang memahami ajaran agama secara mendalam dan mampu merespons dinamika sosial keagamaan di masyarakat.
Program studi seperti Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Hadis, Akidah dan Filsafat Islam, Perbandingan Agama, hingga Hukum Keluarga Islam menjadi pilihan utama karena relevansinya dengan kebutuhan umat. Lulusan dari bidang ini memiliki prospek karier yang luas, mulai dari akademisi, peneliti, penghulu, konsultan keagamaan, hingga bekerja di lembaga pemerintahan dan organisasi yang bergerak di bidang sosial dan keagamaan.
Dalam proses pembelajarannya, mahasiswa tidak hanya mempelajari teks-teks keagamaan secara normatif, tetapi juga dibekali dengan pendekatan interdisipliner. Dengan kurikulum yang komprehensif, jurusan keagamaan di PTKIN tidak hanya membentuk pemahaman religius yang kuat, tetapi juga melahirkan lulusan yang kritis dan moderat sehingga diharapkan mampu berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.
Kabar baiknya pada 2026 ini, sejumlah PTKIN Indonesia berhasil menembus peringkat global bidang Teologi, Ilmu Ketuhanan & Studi Keagamaan versi QS World University Rankings (QS WUR). Capaian ini mempertegas bahwa kampus Indonesia semakin memiliki daya saing yang kuat di kancah global.
Pemeringkatan Universitas Dunia QS WUR berdasarkan bidang studi ini ditentukan oleh lima indikator utama yang mencerminkan kualitas akademik dan daya saing global suatu institusi. Indikator pertama adalah reputasi akademik, yang diukur melalui survei terhadap akademisi di seluruh dunia untuk menilai universitas dengan keunggulan di bidang tertentu.
Kedua, reputasi pemberi kerja, yang diperoleh dari penilaian perusahaan terhadap kualitas lulusan dan preferensi mereka dalam merekrut dari institusi tertentu. Dua indikator ini menekankan persepsi global terhadap kualitas pendidikan dan kesiapan lulusan di dunia kerja.
Selain itu, QS juga menggunakan indikator berbasis riset untuk menilai kinerja akademik secara objektif. Jumlah kutipan per makalah mengukur dampak penelitian berdasarkan data dari Scopus, dengan penyesuaian sesuai karakteristik tiap disiplin ilmu. Indeks H digunakan untuk melihat produktivitas dan pengaruh akademisi melalui jumlah publikasi dan sitasinya.
Terakhir, jaringan riset internasional (IRN) menilai sejauh mana universitas mampu membangun kolaborasi global dalam penelitian. Kelima indikator ini secara bersama-sama memberikan gambaran komprehensif tentang kualitas pendidikan, riset, serta keterhubungan internasional suatu universitas.
Berikut 3 PTKIN yang Berhasil Menembus Peringkat Global Bidang Studi Keagamaan Versi QS WUR Tahun 2026:
- Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta – Tangerang
Peringkat Dunia: 29
Skor Keseluruhan: 76,1 - Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga – Sleman
Peringkat Dunia: 37
Skor Keseluruhan: 71,8 - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim – Malang
Peringkat Dunia: 101-150
Skor Keseluruhan: –