275 Santri Pesantren Amanatul Ummah Lolos PTN Ternama, Bahkan 30 Diantaranya Tembus Fakultas Kedokteran
Pondok Pesantren Amanatul Ummah kembali menunjukkan dominasinya dalam penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi tahun 2026. Sebanyak 275...
Pondok Pesantren Amanatul Ummah kembali menunjukkan dominasinya dalam penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi tahun 2026. Sebanyak 275 santri dinyatakan lolos dan berhasil mengamankan kursi di berbagai PTN ternama di Indonesia.
Pengasuh ponpes, Asep Saifuddin Chalim, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menyebut jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 260 santri.
“Alhamdulillah, dalam pengumuman SNBP yang diumumkan Selasa sore, sebanyak 275 siswa-siswi Amanatul Ummah diterima di Perguruan Tinggi Negeri. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu,” ujarnya, Kamis (2/4/2026), dikutip dari Portal JTV.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa dari total santri yang diterima, sekitar 30 di antaranya berhasil menembus Fakultas Kedokteran yang dikenal memiliki tingkat persaingan tinggi.
“Sebanyak 30 santri diterima di Fakultas Kedokteran. Mungkin banyak yang menilai ini spektakuler, namun pada tahun-tahun sebelumnya kami juga konsisten menembus PTN,” tambahnya.
Sebagian besar santri diterima di sejumlah kampus unggulan, seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Negeri Jember. Tidak hanya di Pulau Jawa, sejumlah santri juga diterima di PTN luar Jawa, antara lain Universitas Udayana, Universitas Lampung, Universitas Hasanuddin, serta Universitas Lambung Mangkurat.
Menurut Kyai Asep, salah satu kunci keberhasilan santri Amanatul Ummah terletak pada capaian nilai Tes Kemampuan Akademik yang tinggi. Ia menegaskan bahwa banyak santri memiliki nilai yang sangat baik di berbagai mata pelajaran inti.
Baca juga: Siswi MAN 2 Pekanbaru Diterima di 8 Kampus Top Luar Negeri, Bukti Siswa Madrasah Bisa Mendunia
Selain itu, sistem pendidikan yang kompetitif serta kualitas tenaga pengajar yang mumpuni turut menjadi faktor penentu keberhasilan tersebut. “Keberhasilan ini tidak lepas dari sistem yang terstruktur dan kualitas guru yang piawai dalam mengajar,” jelasnya.
Ke depan, jumlah santri yang diterima di PTN diperkirakan masih akan bertambah. Pasalnya, proses seleksi perguruan tinggi negeri masih berlanjut melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes serta jalur mandiri yang diselenggarakan oleh masing-masing perguruan tinggi setelah pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer.
Capaian ini semakin mengukuhkan posisi Amanatul Ummah sebagai salah satu lembaga pendidikan berbasis pesantren yang konsisten mencetak lulusan berprestasi dan kompetitif di tingkat nasional.