Siapkan Masa Depan Setelah Pensiun Dari Sepak Bola, Bek Persebaya dan Timnas Indonesia Mikael Tata Kuliah di Umsura
Di tengah kesibukannya sebagai pemain sepak bola profesional di Liga 1, Mikael Alfredo Tata mengambil langkah penting di bidang akademik. Bek andalan Persebaya Surabaya yang baru berusia 21 tahun itu...
Di tengah kesibukannya sebagai pemain sepak bola profesional di Liga 1, Mikael Alfredo Tata mengambil langkah penting di bidang akademik. Bek andalan Persebaya Surabaya yang baru berusia 21 tahun itu resmi terdaftar sebagai mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura).
Dilansir dari laman resmi kampus, Tata yang juga pernah membela Timnas Indonesia U-20 dan U-23 kini menempuh pendidikan di Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Umsura. Tidak hanya menjadi mahasiswa, ia juga memperoleh pembiayaan penuh melalui jalur beasiswa atlet.
Keputusan untuk kuliah menurutnya bukan sekadar formalitas. Bagi Tata, pendidikan merupakan persiapan penting untuk menghadapi masa depan setelah karier sepak bola.
Antara Lapangan dan Ruang Kuliah
Tata menilai pendidikan bukan pengganti sepak bola, melainkan pelengkap. Ia menyadari bahwa karier atlet memiliki batas waktu, sementara ilmu pengetahuan akan terus bermanfaat sepanjang hidup.
“Saya memang memiliki minat tinggi untuk pendidikan, tapi juga butuh kampus dengan sistem yang fleksibel. Kuliah bisa online, dan setelah tahu di Umsura ada kurikulum khusus untuk atlet, akhirnya saya tertarik,” ujarnya.
Ia memilih jurusan manajemen karena ingin memahami dunia bisnis. Pilihan tersebut juga dipengaruhi oleh latar belakang keluarganya di Papua yang memiliki usaha sendiri.
Untuk menjalani dua peran sekaligus sebagai atlet profesional dan mahasiswa, Tata berencana menyesuaikan jadwal kuliah dengan agenda latihan serta pertandingan. Misalnya dengan mengikuti perkuliahan secara daring saat jadwal padat, dan menghadiri kelas tatap muka ketika memiliki waktu senggang.
Pembelajaran Ramah Atlet
Langkah Tata juga memperkuat tren di Umsura sebagai perguruan tinggi yang membuka peluang studi bagi atlet berprestasi melalui berbagai program, termasuk beasiswa khusus.
Ia menyusul langkah dua rekannya di Persebaya Surabaya, Malik Risaldi dan Koko Ari, yang lebih dahulu menjadi mahasiswa di kampus tersebut.
Kepala Biro Penerimaan Mahasiswa Baru Umsura M Febriyanto Firman Wijaya menjelaskan bahwa kampusnya telah menyiapkan sistem pembelajaran yang ramah bagi atlet selama delapan tahun terakhir.
“Terkait pembelajaran dan kurikulum atlet, universitas sudah sangat siap. Ada Biro Kemahasiswaan dan fakultas yang mengoordinasikan hal tersebut,” katanya.
Umsura berharap kehadiran Tata dapat memberikan inspirasi bagi atlet muda lainnya untuk tetap menempuh pendidikan tinggi sambil berkarier di dunia olahraga.
Kini, Tata berupaya menyeimbangkan perjuangannya di lapangan hijau dengan langkah membangun masa depan melalui jalur akademik.