Profil Andrie Yunus: Latar Belakang Pendidikan hingga Karier di Kontras
Nama Andrie Yunus menjadi sorotan publik setelah insiden penyiraman air keras yang menimpanya pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Jalan Salemba I, Jakarta Pusat. Andrie yang menjabat sebagai...
Nama Andrie Yunus menjadi sorotan publik setelah insiden penyiraman air keras yang menimpanya pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Jalan Salemba I, Jakarta Pusat. Andrie yang menjabat sebagai Wakil Koordinator bidang eksternal di Kontras mengalami luka bakar pada bagian wajah, dada, dan tangan akibat serangan tersebut. Peristiwa yang dilakukan oleh dua orang pelaku yang berboncengan itu kini tengah ditangani oleh Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, serta Bareskrim Polri.
Di balik peristiwa tersebut, Andrie Yunus dikenal sebagai seorang pengacara yang memiliki latar belakang pendidikan hukum serta pengalaman panjang dalam advokasi hak asasi manusia. Ia lahir di Bogor pada 16 Juni 1998 dan sejak masa sekolah telah aktif dalam berbagai kegiatan organisasi.
Dari sisi pendidikan, Andrie mengawali pendidikannya di SMA Negeri 1 Cicurug, Sukabumi dan lulus pada tahun 2015. Setelah itu ia melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera dan menyelesaikan pendidikannya pada tahun 2020. Selain pendidikan formal, ia juga mengikuti sejumlah pelatihan hukum, seperti Pelatihan Bantuan Hukum Struktural dan Gender yang diselenggarakan oleh LBH APIK pada 2019. Pada tahun 2020 ia mengikuti pelatihan paralegal yang diselenggarakan oleh YLBHI, serta pada 2023 mengikuti program Anti-Corruption Academy (ACA) yang diadakan oleh IM57+ Institute.
Aktivitas organisasi juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Andrie. Semasa sekolah ia pernah menjabat sebagai Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) pada periode 2014–2015. Saat menempuh pendidikan tinggi, ia kembali aktif dalam organisasi dengan menjadi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera pada periode 2018–2019.
Karier profesional Andrie dimulai melalui perannya sebagai Asisten Pengabdi Bantuan Hukum (APBH) di LBH Jakarta hingga tahun 2022. Pada tahun yang sama, ia bergabung sebagai Pengacara Publik di Kontras. Kariernya terus berkembang hingga dipercaya menjadi Kepala Divisi Advokasi Hak Asasi Manusia Kontras pada 2023. Selanjutnya pada Februari 2025, ia ditunjuk sebagai Wakil Koordinator bidang eksternal di lembaga tersebut.
Dengan latar belakang pendidikan hukum serta berbagai pelatihan advokasi yang diikutinya, Andrie Yunus dikenal aktif dalam isu-isu hukum dan hak asasi manusia di Indonesia. Perjalanan pendidikannya yang berfokus pada bidang hukum menjadi fondasi penting dalam kariernya sebagai pengacara dan aktivis HAM.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!