Menuju Indonesia Emas 2045, Pendidikan Tinggi Didorong Jadi Pusat Solusi Nasional
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus memperkuat transformasi perguruan tinggi dan riset kampus sebagai fondasi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus memperkuat transformasi perguruan tinggi dan riset kampus sebagai fondasi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Ngopi Bareng Media dan Iftar yang digelar sebagai ruang dialog terbuka antara pemerintah dan insan pers untuk memperluas diseminasi kebijakan serta memperkuat pemahaman publik terhadap arah transformasi pendidikan tinggi, Jumat (13/3).
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan bahwa penguatan ekosistem pendidikan tinggi, riset, dan inovasi merupakan kunci untuk meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.
Baca juga: Kuliah Gratis di UII Lewat Beasiswa Santri, Simak Ketentuan dan Tahap Seleksinya
Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pembelajaran, tetapi juga motor penggerak lahirnya solusi inovatif bagi berbagai tantangan pembangunan nasional.
“Periode ini merupakan fase krusial dalam memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045, dengan pendidikan tinggi, riset, dan inovasi sebagai pilar utama peningkatan daya saing bangsa,” ujar Menteri Brian dalam sambutan pada dokumen Rencana Strategis Kemdiktisaintek 2025–2029.
Melalui berbagai kebijakan strategis, Kemdiktisaintek berupaya membangun sinergi yang lebih kuat antara perguruan tinggi, dunia industri, dan pemerintah. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat lahirnya talenta unggul, inovasi berdampak, serta memperkokoh posisi Indonesia sebagai negara berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi di masa depan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!