Melihat Tren Angka Pengangguran di Indonesia 1 Dekade Terakhir
Fenomena pengangguran di Indonesia masih menjadi masalah besar dari tahun ke tahun. Meskipun dalam beberapa tahun terakhir angkanya mengalami penurunan, tetapi secara jumlah masih tergolong tinggi....
Fenomena pengangguran di Indonesia masih menjadi masalah besar dari tahun ke tahun. Meskipun dalam beberapa tahun terakhir angkanya mengalami penurunan, tetapi secara jumlah masih tergolong tinggi. Berikut tren persentase pengangguran di Indonesia dalam satu dekade terakhir berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS):
- Tahun 2016 : 5,61%
- Tahun 2017 : 5,5%
- Tahun 2018 : 5,3%
- Tahun 2019 : 5,23%
- Tahun 2020 : 7,07%
- Tahun 2021 : 6,49%
- Tahun 2022 : 5,86%
- Tahun 2023 : 5,32%
- Tahun 2024 : 4,91%
- Tahun 2025 : 4,85%
Terlihat dari data tersebut, 2020 menjadi tahun dengan angka pengangguran tertinggi. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi pada tahun tersebut yang mana dunia tengah mengalami pandemi covid-19. Akibat dari adanya pandemi, banyak perusahaan yang terpaksa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sehingga sebagian orang kehilangan pekerjaannya. Kabar baiknya semenjak tahun 2020, angka pengangguran konsisten mengalami penurunan hingga terakhir pada tahun 2025 berada di titik terendah dalam satu dekade terakhir yakni 4,85%.
Salah satu faktor yang berhasil menekan angka pengangguran yakni berasal dari peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mana mampu menyerap hingga 97% tenaga kerja. Begitupun dengan kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang mencapai hingga 60%. Peran strategis ini menunjukkan bahwa UMKM tidak hanya berfungsi sebagai jaring pengaman dalam menekan angka pengangguran, tetapi juga menjadi mesin penggerak utama yang mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.