Kuota Beasiswa GKS-G 2026 Jalur University Track Naik, R-GKS Dominasi Kuota Terbanyak!
Simak perkembangan kuota beasiswa GKS-G dari 2021 hingga 2026 ini!
Program Global Korea Scholarship for Graduate Degrees (GKS-G) kembali membuka peluang bagi mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, untuk melanjutkan studi magister dan doktoral di Korea Selatan. Beasiswa yang dikelola oleh National Institute for International Education (NIIED) ini menyediakan dua jalur seleksi utama, yakni embassy track dan university track, dengan kuota yang diperbarui setiap tahun.
Pada jalur university track, GKS-G terbagi menjadi kategori General dan Regional GKS (R-GKS). Kategori General memungkinkan pendaftar memilih berbagai universitas di seluruh Korea Selatan, termasuk kawasan Seoul dan metropolitan. Sementara itu, R-GKS difokuskan pada perguruan tinggi di luar Seoul sebagai bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan tinggi dan penguatan kapasitas universitas regional.
Kuota Beasiswa GKS-G
Jika menilik kuota periode 2021–2026, jumlah penerima jalur university track menunjukkan tren yang dinamis. Pada 2021, kuota General sebanyak 27 penerima dan R-GKS 12 penerima (total 39). Setahun kemudian, total meningkat menjadi 42 penerima setelah R-GKS naik menjadi 15 orang, sementara General tetap 27. Komposisi serupa bertahan pada 2023 dengan total 42 penerima, meski General turun tipis menjadi 26 dan R-GKS naik menjadi 16.
Lonjakan signifikan terjadi pada 2024. Kuota General relatif stabil di angka 27, tetapi R-GKS melonjak tajam menjadi 72 penerima, mendorong total kuota mencapai 99 orang—tertinggi dalam enam tahun terakhir. Pada 2025, kuota General turun menjadi 9 penerima, sedangkan R-GKS tetap tinggi di angka 59, sehingga total menjadi 68 penerima. Tren peningkatan moderat terlihat pada 2026 dengan 10 penerima General dan 61 penerima R-GKS, menjadikan total kuota 71 orang.
Untuk periode 2026, pendaftaran jalur university track umumnya dibuka antara Februari hingga April. Namun, jadwal dan tenggat dapat berbeda di setiap universitas, sehingga calon pelamar perlu aktif memantau pengumuman resmi dari kampus tujuan maupun laman Study in Korea.