Tak Hanya di Jawa, 5 PTN Ini Masuk Perhitungan Terbaik Dunia Versi THE WUR 2026
Selama ini, kampus-kampus yang berada di Pulau Jawa kerap menjadi sorotan utama dalam berbagai pemeringkatan nasional maupun internasional. Padahal, sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di luar...
Selama ini, kampus-kampus yang berada di Pulau Jawa kerap menjadi sorotan utama dalam berbagai pemeringkatan nasional maupun internasional. Padahal, sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di luar Pulau Jawa juga memiliki kualitas yang tak kalah kompetitif, baik dari sisi akademik, riset, maupun kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Salah satu rujukan yang dapat digunakan untuk melihat kualitas perguruan tinggi secara global adalah Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2026. Pemeringkatan ini dinilai cukup komprehensif karena menggunakan berbagai indikator yang mencerminkan kinerja institusi pendidikan tinggi secara menyeluruh.
Bagi calon mahasiswa yang berdomisili di luar Pulau Jawa, daftar ini dapat menjadi referensi penting dalam menentukan pilihan kampus tanpa harus selalu berorientasi ke Jawa. Berikut ini daftar PTN terbaik di luar Pulau Jawa berdasarkan THE WUR 2026.
Daftar PTN Terbaik di Luar Jawa Versi THE WUR 2026
- Universitas Halu Oleo
Peringkat dunia: 1.501+
Peringkat nasional: 11 - Universitas Hasanuddin
Peringkat dunia: 1.501+
Peringkat nasional: 12 - Universitas Andalas
Peringkat dunia: 1.501+
Peringkat nasional: 21 - Universitas Negeri Padang
Peringkat dunia: 1.501+
Peringkat nasional: 25 - Universitas Sriwijaya
Peringkat dunia: 1.501+
Peringkat nasional: 30
Meskipun secara peringkat dunia masih berada di kelompok 1.501+, kelima PTN ini menunjukkan konsistensi dalam kualitas pengelolaan akademik dan kontribusi riset, sehingga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Indikator Penilaian THE WUR 2026
THE WUR 2026 menyusun peringkat universitas dunia berdasarkan lima pilar utama penilaian, yaitu:
- Pengajaran (lingkungan belajar): 29,5 persen
- Lingkungan penelitian (volume, pendapatan, dan reputasi): 29 persen
- Kualitas penelitian (dampak sitasi, kekuatan penelitian, keunggulan penelitian, dan pengaruh penelitian): 30 persen
- Perspektif internasional (tenaga pengajar, mahasiswa, dan penelitian): 7,5 persen
- Industri (pendapatan dan paten): 4 persen
Kelima indikator tersebut menggambarkan bahwa pemeringkatan tidak hanya menilai reputasi akademik semata, tetapi juga melihat sejauh mana kampus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, kerja sama internasional, serta hubungan dengan dunia industri.
Dengan adanya pemeringkatan ini, diharapkan persepsi tentang kualitas pendidikan tinggi di Indonesia menjadi lebih merata. Kampus di luar Pulau Jawa tidak lagi dipandang sebagai pilihan kedua, melainkan sebagai alternatif utama yang memiliki potensi besar dalam mencetak sumber daya manusia unggul di berbagai daerah.