Rektor IPB Ungkap Rata-Rata Lulusan Raih Pekerjaan Kurang Dari 4 Bulan, Ini Strateginya
Data Tracer Study IPB University menemukan bahwa lulusan IPB University rata-rata mendapatkan pekerjaan dalam waktu 3,9 bulan setelah kelulusan. Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa kesiapan...
Data Tracer Study IPB University menemukan bahwa lulusan IPB University rata-rata mendapatkan pekerjaan dalam waktu 3,9 bulan setelah kelulusan. Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa kesiapan lulusan IPB selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
Table Of Content
Sebelumnya, tracer study adalah metode survei yang dilakukan oleh lembaga pendidikan tinggi untuk melacak jejak lulusan satu hingga dua tahun setelah lulus. Tujuan studi ini adalah untuk mengumpulkan data mengenai aktivitas kebekerjaan, relevansi kurikulum, dan kompetensi alumni di dunia kerja untuk evaluasi perbaikan kualitas pendidikan.
Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet, mengungkapkan capaian tersebut merupakan hasil dari kurikulum kolaboratif, pembelajaran kontekstual, dan penguatan kompetensi berbasis kebutuhan industri.
“Sejak masa studi, mahasiswa terlibat dalam proyek riil, magang, riset kolaboratif, serta pemecahan masalah nyata di lapangan, yang diperkuat dengan penguasaan skill teknis dan nonteknis melalui skema pembelajaran fleksibel,” ungkapnya dalam laman IPB dikutip Rabu (11/2/2026).
Masa Tunggu Kerja Kurang dari 4 Bulan
Menurut data tracer study tahun 2023–2025, rata-rata masa tunggu kerja lulusan IPB University sebesar 3,9 bulan setelah kelulusan. Adapun sebaran jenis pekerjaan lulusan IPB adalah:
- Bekerja: 57,3 persen bekerja
- Berkarier sesuai bidang keilmuan: 44,3 persen
- Wirausaha: 4,3 persen
- Melanjutkan studi: 13,3 persen
Data ini menunjukkan bahwa mayoritas lulusan terserap di dunia kerja dalam waktu relatif singkat, dengan sebagian besar bekerja sesuai bidang keilmuannya.
Keunggulan Lulusan IPB
Rektor mengatakan ada berbagai program dari kampus untuk menyiapkan lulusan IPB sebelum berkarier. Salah satu program tersebut adalah program mikrokredensial bagi mahasiswa.
Sejak November 2023, IPB University telah mengadakan 20.000 akun LinkedIn Learning yang dapat diakses mahasiswa secara gratis. Program ini meliputi lebih dari 21.500 kursus dan sertifikasi profesional yang diselenggarakan oleh penyedia global, seperti Microsoft, Google Cloud, Adobe, Oracle, hingga Intuit.
Sertifikat dan keterampilan yang diperoleh mahasiswa secara otomatis terintegrasi dengan profil LinkedIn masing-masing. Artinya, sertifikat ini dapat dapat langsung terbaca oleh employer dan talent hunter.
Kontribusi Alumni IPB University
Dr Alim mengatakan alumni IPB University mampu berdampak langsung pada masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan ekspor ubi jalar ke Malaysia dan Singapura yang melibatkan petani lokal.
Inisiatif ini dijalankan oleh Ilham Indanu Sitepu, alumnus Departemen Ilmu Ekonomi Syariah IPB University angkatan 57 sekaligus CEO One Village One CEO (OVOC).

“Dengan spektrum karier yang luas dan keterserapan lulusan yang kuat, IPB University berkomitmen menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global serta berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan, lingkungan, dan pembangunan Indonesia,” tegas Rektor.