Profesi Satpam, Namun Pria Ini Mampu Punya 2 Gelar S1 dan 1 Gelar S2, Hingga Raih Rekor MURI
Meski telah mengantongi dua gelar sarjana dan satu gelar master, Khoirul Anam memilih bekerja sebagai anggota satuan pengamanan (satpam) di BRI Kantor Cabang Jakarta Tanjung Priok. Ia mengaku profesi...
Meski telah mengantongi dua gelar sarjana dan satu gelar master, Khoirul Anam memilih bekerja sebagai anggota satuan pengamanan (satpam) di BRI Kantor Cabang Jakarta Tanjung Priok. Ia mengaku profesi tersebut masih dijalaninya sambil menunggu kesempatan mewujudkan cita-citanya menjadi pengajar.
“Jadi saya seperti cita-cita saya kan menjadi pengajar, guru atau dosen begitu. Tapi mungkin karena belum rezeki, dan agak susah juga untuk masuk ke dunia tersebut,” ujar Anam saat ditemui Kompas.com, Selasa (3/2/2026).
Perjalanan Pendidikan di Tengah Keterbatasan
Anam menempuh pendidikan S1 Manajemen di Universitas Pamulang melalui kelas karyawan pada 2019. Setelah lulus pada 2023, ia langsung melanjutkan pendidikan S2 Manajemen di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma.
Tidak berhenti di situ, ia juga mengambil S1 kedua di STIT Bustanul Ulum Lampung Tengah dengan jurusan Pendidikan Agama Islam.
Ketertarikannya menempuh pendidikan tinggi muncul setelah ia bekerja sebagai satpam sejak 2018. Ia terpicu oleh diskusi dengan rekan kerja yang membuatnya berpikir tentang masa depan.
“Jadi dari situ saya berpikir ya, jadi saya nantinya di umur 28 tahun, saya sudah setidaknya memiliki satu gelar gitu. Dan alhamdulillah-nya, tidak disangka-sangka sudah memiliki tiga gelar sampai saat ini di umur 28 tahun sekarang,” ucap dia.
Membagi Waktu antara Kerja dan Kuliah
Dalam menjalani pendidikan, Anam harus membagi waktu dengan pekerjaannya sebagai satpam. Ia mengikuti kuliah kelas karyawan dengan jadwal padat, sementara pola kerjanya menggunakan sistem shift.
“Mungkin ketika saya masuk shift tetapi di hari Sabtu dan saya mengharuskan harus kuliah, itu saya biasanya izin. Kalau tidak, biasanya minta bantu teman untuk menggantikan shift,” ujar dia.

Produktif Menulis dan Raih Rekor MURI
Selain pendidikan formal, Anam juga aktif menulis karya ilmiah dan buku. Ia telah mempublikasikan 13 karya ilmiah di jurnal nasional dan internasional, serta menerbitkan sejumlah buku.
Capaian tersebut mengantarkannya meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai anggota satuan pengamanan dengan karya ilmiah terbanyak. Meski memiliki capaian akademik, Anam tetap bersyukur dengan profesinya saat ini sembari terus berusaha mengejar cita-citanya menjadi pengajar.
“Saat ini ya saya bertahan di security begitu atau di satpam, sambil saya berusaha untuk mencapai di titik tersebut,” kata dia.
Pesan Motivasi untuk Masyarakat
Anam berharap kisahnya dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menuntut ilmu tanpa memandang latar belakang pekerjaan.
“Jangan pernah lelah untuk menuntut ilmu. Karena sekecil apapun ilmu itu sangat-sangat bermanfaat di kehidupan kita,” tambah dia.