5 PTN Terbaik di Luar Pulau Jawa Versi Webometrics 2026, Ada Yang Masuk 1000 Terbaik Dunia
Selama ini, kampus-kampus yang berada di Pulau Jawa kerap menjadi sorotan utama dalam berbagai pemeringkatan nasional maupun internasional. Padahal, sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di luar...
Selama ini, kampus-kampus yang berada di Pulau Jawa kerap menjadi sorotan utama dalam berbagai pemeringkatan nasional maupun internasional. Padahal, sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di luar Pulau Jawa juga memiliki kualitas akademik yang tidak kalah kompetitif.
Salah satu lembaga pemeringkatan yang kerap dijadikan rujukan adalah Webometrics. Lembaga ini secara rutin merilis peringkat universitas dunia berdasarkan kinerja digital, visibilitas, serta produktivitas riset. Hasil pemeringkatan Webometrics 2026 dapat menjadi referensi penting bagi calon mahasiswa, khususnya mereka yang berada di luar Pulau Jawa dan ingin melanjutkan pendidikan tinggi di wilayah masing-masing.
Berikut daftar PTN terbaik di luar Pulau Jawa versi Webometrics 2026.
Daftar PTN Terbaik di Luar Pulau Jawa
- Universitas Hasanuddin
Peringkat dunia: 898
Peringkat nasional: 13 - Universitas Andalas
Peringkat dunia: 979
Peringkat nasional: 15 - Universitas Negeri Padang
Peringkat dunia: 1031
Peringkat nasional: 18 - Universitas Syiah Kuala
Peringkat dunia: 1039
Peringkat nasional: 19 - Universitas Sumatera Utara
Peringkat dunia: 1073
Peringkat nasional: 20
Kelima PTN tersebut menunjukkan bahwa kualitas pendidikan tinggi di luar Pulau Jawa semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Keberadaan kampus-kampus unggulan ini juga menjadi bukti bahwa pusat keunggulan akademik tidak hanya terpusat di Jawa, tetapi tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Indikator Penilaian Webometrics 2026
Pemeringkatan Webometrics 2026 didasarkan pada empat indikator utama, yaitu:
Visibilitas sebesar 50 persen, yang mengukur dampak universitas berdasarkan jumlah domain eksternal yang merujuk pada situs resmi perguruan tinggi.
Keunggulan sebesar 40 persen, yang diukur berdasarkan jumlah artikel penelitian dalam 10 persen teratas yang paling banyak dikutip pada periode 2019–2023, berdasarkan data Scopus/Scimago.
Transparansi sebesar 10 persen, yang berasal dari jumlah kutipan terhadap 310 peneliti teratas yang paling banyak dikutip, dengan mengecualikan 20 outlier teratas, berdasarkan profil Google Scholar.
Melalui indikator tersebut, Webometrics tidak hanya menilai reputasi akademik semata, tetapi juga memperhitungkan keterbukaan informasi, kontribusi riset, serta dampak kehadiran universitas di ruang digital.
Bagi calon mahasiswa, daftar ini dapat menjadi rujukan strategis dalam memilih kampus, khususnya bagi mereka yang ingin tetap menempuh pendidikan tinggi berkualitas tanpa harus merantau ke Pulau Jawa.