Anti Saingan Ketat! 10 Jurusan UI Ini Sepi Pendaftar di SNBP 2025
Sastra Daerah untuk Sastra Jawa jadi jurusan dengan peminat paling sedikit di UI pada SNBP 2025, dengan total 64 pendaftar.
Universitas Indonesia (UI) membuka 80 program studi pada jalur SNBP 2026. Sebagai kampus dengan tingkat persaingan tinggi di setiap jalur seleksi, termasuk SNBP yang tidak mensyaratkan tes tertulis, UI tetap menjadi salah satu tujuan utama calon mahasiswa dari seluruh Indonesia.
Pada tahun ini, UI juga menghadirkan program studi baru, yakni Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI). Karena baru pertama kali dibuka, jumlah peminatnya belum dapat diprediksi. Namun, prodi baru umumnya menarik perhatian besar, terutama jika relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang terus tumbuh.
Meski sejumlah jurusan di UI mencatat pendaftar hingga ribuan orang, terdapat pula beberapa program studi dengan jumlah peminat relatif lebih rendah. Informasi ini dapat menjadi bahan pertimbangan strategis bagi calon peserta SNBP 2026 dalam menyusun pilihan program studi.
Perlu digarisbawahi, “sepi peminat” bukan berarti kurang prospektif. Banyak jurusan rumpun humaniora dan ilmu sosial justru memiliki peluang karier yang luas, baik di bidang akademik, pemerintahan, riset, industri kreatif, hingga sektor korporasi.
10 Jurusan UI Sepi Peminat di SNBP 2025
Berikut 10 jurusan UI dengan jumlah peminat relatif lebih sedikit pada SNBP 2025.
- Sastra Daerah untuk Sastra Jawa – 64 peminat
- Sastra Rusia – 123 peminat
- Sastra Perancis – 131 peminat
- Ilmu Filsafat – 154 peminat
- Administrasi Asuransi & Aktuaria – 159 peminat
- Ilmu Sejarah – 165 peminat
- Sastra Belanda – 170 peminat
- Arkeologi Indonesia – 171 peminat
- Sastra Jerman – 171 peminat
- Ilmu Perpustakaan – 187 peminat
Daftar ini dapat menjadi pijakan awal dalam menyusun strategi pilihan SNBP 2026. Meski demikian, keputusan akhir sebaiknya tetap diselaraskan dengan minat, kekuatan akademik, serta rencana karier jangka panjang.
Strategi memang berperan dalam membuka peluang, tetapi memilih jurusan yang benar-benar diminati akan membuat proses belajar lebih optimal dan perjalanan kuliah terasa lebih bermakna.