Hamil Empat Bulan, Dewi Laila Mubarokah Persembahkan Dua Emas SEA Games 2025
Dewi Laila Mubarokah meraih dua emas SEA Games 2025 saat hamil empat bulan. Kisah perjuangan atlet Indonesia yang menginspirasi generasi muda.
Hamil Empat Bulan, Dewi Laila Mubarokah Persembahkan Dua Emas SEA Games 2025
Tangis Dewi Laila Mubarokah akhirnya pecah. Bukan saat peluru terakhir dilepaskan, melainkan ketika dua medali emas SEA Games 2025 resmi menjadi miliknya. Di Photharam Shooting Range, Bangkok, Sabtu (13/12), petembak andalan Indonesia itu menuntaskan prestasi sempurna.
Table Of Content
Dewi menyumbangkan emas nomor 10 meter Air Rifle Beregu Putri dan emas 10 meter Air Rifle Perorangan Putri. Sebuah capaian luar biasa yang baru sepenuhnya dimaknai publik setelah satu fakta terungkap: Dewi bertanding dalam kondisi hamil empat bulan.
Rahasia Besar di Balik Ketenangan Arena
Di balik wajah tenang dan bidikan presisi, Dewi menyimpan rahasia besar. Kehamilannya hanya diketahui oleh suami, pelatih, dan pengurus inti tim. Bahkan rekan sekamarnya sesama atlet Indonesia, Dominique Rachmawati Karini, tidak menyadarinya.
“Sekamar sama Dominique saja dia enggak tahu,” ujar Dewi. Ia tetap menjalani latihan dan lomba seperti biasa, meski harus menahan rasa mual di awal kehamilan.
“Alhamdulillah, saya benar-benar tidak menyangka. Saya kira pulang tidak membawa apa-apa. Paling nyangkut di perak atau perunggu,” kata Dewi dengan suara bergetar.
Antara Prestasi dan Kehati-hatian
Keputusan untuk tetap bertanding bukan tanpa kekhawatiran. Dewi sempat memikirkan risiko terkait aturan antidoping. Konsultasi pun dilakukan bersama Indonesia Anti-Doping Organization (IADO).
Melalui mekanisme Therapeutic Use Exemption (TUE), Dewi memastikan bahwa vitamin dan asupan yang dikonsumsi selama kehamilan tetap sesuai regulasi. “Setelah itu saya lebih tenang dan fokus,” ungkapnya.
Final Sesama Merah Putih
Final nomor perorangan mempertemukan dua atlet Indonesia: Dewi Laila Mubarokah dan Dominique Rachmawati Karini. Duel berlangsung ketat, namun Dewi akhirnya keluar sebagai peraih emas, sementara Dominique harus puas dengan perak.
Dominique mengaku terkejut setelah mengetahui kondisi Dewi. “Saya sempat mimpi Dewi hamil. Pas tahu ternyata benar, saya kaget,” ujarnya.
Didukung Keluarga, Menatap Olimpiade
Dewi tak menjalani perjuangan ini sendirian. Ia didampingi dan didukung penuh oleh sang suami, Fathur Gustafian. Menurut Fathur, kehamilan bukan penghalang untuk berprestasi.
“Anak ini punya hak hidup dan rezekinya sendiri,” ujar Fathur. Kalimat sederhana yang mencerminkan keyakinan, keberanian, dan kepercayaan pada proses.
Dengan dua emas SEA Games di tangan, Dewi kini membidik target yang lebih besar: tampil di Olimpiade. Sebuah mimpi yang ingin ia wujudkan sebagai atlet profesional sekaligus calon ibu.
Inspirasi untuk Mahasiswa dan Atlet Muda
Kisah Dewi Laila Mubarokah bukan hanya tentang medali emas. Ini adalah cerita tentang keberanian, disiplin, dan kepercayaan pada diri sendiri di tengah kondisi yang tidak mudah.
Bagi mahasiswa dan generasi muda, kisah ini menjadi pengingat bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Dengan persiapan, dukungan, dan keyakinan, prestasi luar biasa bisa lahir dari situasi yang tak terduga.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!