Beranda/Berita Kampus/10 Program Studi Yang Paling Dibutuhkan Perusahaan Tahun 2026
Berita Kampus

10 Program Studi Yang Paling Dibutuhkan Perusahaan Tahun 2026

WI
By Widiyanto
•9 September 2026•3 Menit Baca•31 Dilihat•0 Komentar
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
10 Program Studi Yang Paling Dibutuhkan Perusahaan Tahun 2026

Pemilihan program studi saat kuliah masih menjadi faktor penting yang memengaruhi peluang kerja di masa depan. Banyak calon mahasiswa kini semakin selektif dengan mempertimbangkan relevansi jurusan terhadap kebutuhan industri serta daya saing di pasar tenaga kerja yang semakin ketat.

Berdasarkan survei bertajuk Gaji Musim Dingin 2026 yang dirilis oleh National Association of Colleges and Employers (NACE), terdapat sejumlah jurusan yang paling diminati oleh perusahaan dalam proses rekrutmen lulusan baru. Survei ini melibatkan 150 organisasi anggota dan dilakukan pada periode 8 Oktober hingga 30 November 2025.

Berikut adalah 10 gelar sarjana yang paling diincar oleh perusahaan untuk angkatan lulusan 2026:

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
  1. Keuangan: 61,3%
  2. Teknik Mesin: 61,3%
  3. Ilmu Komputer: 60%
  4. Akuntansi: 58,7%
  5. Administrasi/Manajemen Bisnis: 58,7%
  6. Teknik Elektro: 51,3%
  7. Ilmu dan Sistem Informasi: 48%
  8. Logistik/Rantai Pasokan: 44,7%
  9. Pemasaran: 44%
  10. Sumber Daya Manusia: 40%

Data ini menunjukkan bahwa bidang-bidang yang berkaitan dengan teknologi, bisnis, dan keuangan masih mendominasi kebutuhan industri global.

Di sisi lain, lulusan baru dihadapkan pada tantangan serius dalam memasuki dunia kerja. Penyerapan tenaga kerja yang melemah menjadi salah satu faktor utama. Di Amerika Serikat, misalnya, data Biro Statistik Tenaga Kerja mencatat bahwa penambahan pekerjaan pada 2025 hanya mencapai 181.000 posisi, turun drastis dibandingkan 1,46 juta pada 2024.

Kondisi ini membuat banyak perusahaan memperketat rekrutmen dan menahan pembukaan posisi entry-level. Situasi tersebut diperkuat oleh laporan dari Cengage Group yang menyebutkan bahwa pasar kerja tingkat pemula saat ini menjadi yang paling sulit dalam lima tahun terakhir.

Dalam laporan tersebut juga terungkap bahwa hanya 30 persen lulusan yang berhasil mendapatkan pekerjaan sesuai bidang studinya. Selain itu, lebih dari 75 persen perusahaan mengaku merekrut jumlah karyawan entry-level yang sama atau bahkan lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Meski peluang kerja semakin kompetitif, ada kabar positif dari sisi kompensasi. NACE mencatat bahwa proyeksi gaji awal lulusan 2026 mengalami peningkatan di hampir semua bidang studi.

Hanya jurusan ilmu sosial yang diproyeksikan mengalami penurunan gaji awal dibandingkan tahun sebelumnya. Selebihnya menunjukkan tren kenaikan.

Presiden dan CEO NACE, Shawn VanDerziel, menyampaikan bahwa kenaikan gaji tetap menjadi strategi perusahaan di tengah kondisi rekrutmen yang cenderung stagnan.

"Kami melihat sebagian besar perusahaan memperkirakan akan menaikkan gaji, yang menjadi kabar baik di tengah perekrutan yang diperkirakan datar untuk lulusan 2026," ujarnya.

Pilihan jurusan tetap memiliki peran strategis dalam menentukan peluang karier. Namun, kondisi pasar kerja saat ini menunjukkan bahwa gelar saja tidak cukup. Lulusan juga dituntut memiliki keterampilan tambahan, pengalaman, dan kemampuan adaptasi agar mampu bersaing di tengah ketatnya dunia kerja.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Tag Terkait:#pendidikan tinggi#mahasiswa Indonesia#jurusan kuliah#peluang kerja#dunia kerja#tips memilih jurusan#Lulusan 2026#Tren Karier#Gaji Fresh Graduate#Industri Global
WI

Penulis: Widiyanto

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Memeriksa status sesi...

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!